Rekomendasi Wisata dan Kuliner di Pulau Belitung dan Bangka

Halo EATers, kali ini aku akan berbagi pengalaman dan cerita mengenai perjalanan menjelajahi negeri laskar pelangi kemarin. Ini merupakan kali kedua aku menjelajahi Pulau Belitung. Setelah kembali dari pulau ini aku memiliki banyak pengalaman berkesan. Mulai dari keramahan masyarakatnya, ragam budaya, keindahan alam serta kulinernya membuatku ingin kembali lagi kesini nanti. Oleh karena itu diblog kali ini aku akan berbagi cerita serta rekomendasi tempat tujuan dan kuliner yang harus kamu coba ketika kamu berada disini, simak selengkapnya!.

Ada yang berbeda dari trip ke Belitung kali ini dari yang sebelumnya EATers, karena ada beberapa destinasi baru yang aku kunjungi serta aku juga melakukan kunjungan singkat ke Pulau Bangka (Pangkal Pinang). Berikut beberapa destinasi yang aku rekomendasikan buat kamu ketika ingin mengunjungi pulau ini :

1. Danau Kaolin, Belitung

Tentu sudah nggak asing lagi kalau pulau Belitung kaya akan timah dan kaolin, rekomendasi pertama yang aku sarankan ketika kamu ingin mengunjungi Belitung adalah jangan lupa untuk ke Danau Kaolin.

Danau Kaolin
Danau Kaolin
Danau Kaolin

Ceruk yang terbentuk akibat penggalian kaolin yang dikeruk abis-abisan itu menjadi sebuah danau yang memiliki air berwarna biru muda, semakin indah airnya ketika terpapar cahaya matahari. Dulu waktu tahun 2016 aku kesini masih belum diberi pembatas sehingga pengunjung bisa mendekat kepinggir danau, tetapi sekarang sudah dibatasi dengan pagar kayu sehingga pengunjung sudah tidak bisa mendekat dengan bibir danau.

2. Pantai Tanjung Kelayang (Pulau lengkuas, Pulau kepayang, Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar, Goa Kelayang), Belitung

Ketika kamu berada di Tanjung Pandan, jangan lupa untuk hopping pulau disini. Kalau kamu menggunakan tour pada umumnya sudah include atau memiliki destinasi hopping pulau ini. Kamu akan naik dari Pantai Tanjung Kelayang untuk hopping pulau EATers.

Pulau Pasir

Destinasi pertama pada hopping pulau kali ini menuju ke Pulau Pasir, kenapa dinamakan pulau Pasir soalnya terdapat gundukan pasir ditengah laut. Sungguh menakjubkan, tetapi aku sarankan jangan terlalu sore untuk mampir kesini karena air akan menutupi pulau ini, cuaca kemarin ketika aku berada disini juga tidak menentu. Bisa tiba-tiba hujan dan tiba-tiba terik kembali, aku sarankan ketika kamu ingin melakukan aktifitas wisata ini menyiapkan kondisi tubuh prima sehingga bisa lebih enjoy.

Makan siang di Pulau Kepayang

Ketika kemarin aku hopping pulau waktu sudah siang hari sehingga aku dan teman-teman lainnya menyantap makan siang di Pulau Kepayang, disini seafoodnya segar dan rasanya enak. Rasa seafoodnya masih segar dan seenak kali pertama aku mampir kesini. Disini kamu bisa menikmati santap siangmu sambil melihat pemandangan pantai pasir putih dengan ombak yang tenang. Kalau kamu masih pengen ngemil jangan lupa juga buat pesan pisang gorengnya ya!.

Pulau Lengkuas
Pulau lengkuas dari atas mercusuar

Dipulau lengkuas ini EATers terdapat mercusuar bekas peninggalan Belanda yang menawan, dulu ketika pertama kali aku kesini masih boleh untuk menaiki mercusuar hingga ketingkat teratas tetapi sekarang fasilitas itu sudah tidak terbuka untuk umum lagi. Tetapi kamu masih bisa menikmati keindahan pulau ini sambil bersantai dan melihat bebatuan besar yang tersusun dengan indahnya secara alami.

aacdfa3c-871f-4908-b14f-2cdffd8401bf
Goa Kelayang

Lalu perjalanan hopping pulauku menuju ke Goa Kelayang, awalnya aku mengira pasti B aja tetapi ternyata aku salah. Goanya sangat indah dan merupakan hidden gems yang ada disini, terdapat suara kelelawar dan yang terpenting kamu bisa sambil melihat cahaya matahari masuk kesela-sela batu. Indah banget!.

3. Batu Baginde, Belitung

Batu Baginde merupakan sebuah batu granit yang sangat tinggi sekali EATers, terdapat 2 batu besar ini dan diyakini merupakan pasangan yang berjenis kelamin pria dan wanita. Letaknya sangat dekat sekali dengan Gunung Baginda.

Menaiki Batu Baginde
Batu Baginde

Perjuangan menaiki Batu Baginde bisa dibilang lumayan EATers, pertama harus tracking melewati hutan dan naik keatas dengan tali tambang. Tetapi semua perjuangan ini terbayarkan dengan pemandangan yang sangat indah dari atas. Hamparan pepohona dengan asrinya terlihat serta dari puncaknya kamu juga bisa melihat lelautan yang indah. Dari atas sini kamu bisa merasakan angin sepoi-sepoi serta kicauan burung-burung.

4. Air Terjun Kepala Kawai, Belitung

Air terjun yang memiliki tinggi 200 MDPL ini berada dikawasan hutan lindung, pertama kamu harus melalui area hutan tetapi jalurnya jelas dan tertata dengan cukup baik.

Air Terjun Kepala Kawai

Yang menjadi keunikan dari air terjun ini adalah airnya tidak langsung mengalir kebawah tetapi mengalir bertingkat-tingkat melalui batu yang tersusun secara alamiah. Aku sarankan ketika kamu mengunjungi air terjun ini untuk selalu waspada dan berhati-hati karena batunya banyak yang berlumut sehingga cukup licin. Tetapi untuk pemandangannya top! .

5. HD Noto, Belitung

Ketika di Belitung kemarin aku juga mampir ke HD Noto ini EATers, disini bisa dikatakan seperti toko souvenir khas Belitung tetapi tidak hanya itu saja loh. Disini juga aku belajar untuk membatik dengan canting.

Membatik
Membatik

Disini aku baru merasakan sendiri ternyata membatik dengan canting itu tidak mudah, diperlukan keterampilan serta ketelitian sehingga menghasilkan sebuah karya yang indah. Wajar saja harga batik tulis sangatlah mahal karena memang prosesnya juga tidak mudah. Apabila kamu ingin mencoba pengalaman ini bisa mampir ke HD Noto EATers!, selain itu disini kamu juga bisa belanja cinderamata khas Belitung juga.

6. Desa Wisata Terong, Belitung

Dahulu ternyata Desa Wisata Terong ini merupakan bekas galian tambang yang tidak terawat, kemudian dikelola menggunakan dana desa dan dijadikan sebuah desa wisata. Terdapat saung yang menghadap ke danau, area outbond, area memasak, serta disini kamu juga bisa belajar menari tarian adat dan memainkan alat musik tradisional Belitung.

Belajar membuat kelepon
Belajar membuat kelepon

Kemarin ketika berada di Desa Wisata Terong aku belajar membuat beberapa kue tradisional khas Belitung, salah satunya adalah kelepon. Ternyata kelepon khas Belitung menggunakan singkong, proses pembuatannya bisa dikatakan cukup membutuhkan keterampilan. Tetapi jangan salah! aku berhasil loh membuat keleponku buat disajikan kepada teman-teman lainnya.

Belajar menari + memainkan alat musik tradisional
Aku memainkan gendang

Di Desa Wisata Terong ini, untuk kamu para perempuan juga bisa loh untuk belajar menari tarian adat daerah Belitung. Untuk yang laki-laki juga bisa untuk belajar memainkan alat musiknya, seperti yang aku lakukan ini belajar memainkan gendang sambil mengiringi teman-teman lainnya belajar menari.

7. Pantai Tanjung Tinggi (Laskar Pelangi), Belitung

Ini dia salah satu pantai yang juga harus kamu kunjungi ketika berada di Belitung EATers, pantai ini juga dikenal sebagai Pantai Laskar Pelangi. Karena merupakan tempat untuk shooting film tersebut, untuk nama asli dari pantai ini adalah Pantai Tanjung Tinggi. Disini kamu juga bisa melihat jejeran batu besar yang tersusun secara alamiah. Aku menuju keujung dari pantai ini dan mendapatkan spot yang indah ini.

Aku di Pantai Tanjung Tinggi

Dari sisi ini aku bisa melihat hamparan batu besar yang berjejer secara rapi EATers, sangat indah dan menawan sekali. Dipantai ini kamu juga bisa berenang loh dan jangan khawatir terdapat juga kamar mandi umum yang bisa kamu gunakan ketika ingin ganti pakaian.

8. Wijaya Crab (Kepiting Isi), Belitung

Ini dia EATers oleh-oleh khas Belitung yang harus kamu beli ketika berlibur kesini, kepiting isi. Cangkang kepiting yang diisi dengan daging kepiting yang sudah dikupas dan dibumbui lalu digoreng. Selain itu juga terdapat capit kepiting dengan adonan kepiting dan ikan bertekstur kenyal yang bisa kamu jadikan oleh-oleh juga.

Belajar membuat kepiting isi
Kepiting Isi + Capit Kepiting

Kemarin ketika berada di Wijaya Crab aku juga berkesempatan untuk belajar membuat kepiting isi ini EATers dan ternyata tidaklah mudah, tapi lama kelamaan aku semakin lihai untuk membuat kepiting isinya secara rapi. Pas aku cobain setelah digoreng ternyata emang enak banget EATers!. Kamu bisa merasakan daging kepiting yang enak, jangan lupa dicocol dengan sambalnya juga ya untuk menambah kenikmatannya. Kemarin aku ngabisin lebih dari 10 kepiting sendiri 😂 .

9. Bukit Peramun

FullSizeRender
Pelilean di Bukit Peramun

Bukit Peramun dapat kamu rasakan keindahannya secara langsung ketika kamu melakukan pendakian kepuncak bukitnya, tetapi selain itu ada aktifitas lain yang bisa kamu lakukan ketika berada disini yaitu melihat Pelilean. Pelilean sendiri mungkin lebih kamu kenal dengan nama Tarsius, seperti yang ada di Sulawesi. Tetapi ternyata antara tarsius dan pelilean sendiri memiliki perbedaan yaitu dari ukuran kepalanya, sehingga hewan tersebut di Belitung lebih disebut sebagai Pelilean. Hewan tersebut aktif dimalam hari dan aku rekomendasikan sebelum jam 7 malam sudah berada disini karena sekitar jam tersebut mereka aktif mencari makanan.

Di Bukit Peramun sendiri terdapat 4 spot lokasi pengamatan Pelilean, disini kamu akan dipandu oleh guide lokal untuk melihat langsung Pelilean. Aku sarankan jangan memegang hewan tersebut dan maksimal mendekat dengan jarak 1 meter, karena pelilean merupakan hewan liar dan dapat mengigit sewaktu-waktu ketika mereka merasa terancam. Hewan ini sangat lincah sekali, kemarin aku berkesempatan melihat seekor pelilean diatas pohon, sungguh senang sekali.

10. Red Hill (Danau Ampar), Pangkal Pinang – Bangka

Redhill (Danau Ampar)
Danau Ampar (Red Hill)

Kali ini aku berada dilokasi yang memiliki nama keren yaitu Red Hill atau lebih dikenal dengan Danau Ampar. Dinamakan red hill karena pasir disini berwarna merah kecoklatan, dahulu lokasi ini merupakan bekas pertambangan timah. Hingga sekarang masih terdapat pertambangan kecil-kecilan yang masih beroperasi, karena pertambangan tersebutlah terbentuk danau yang memiliki air yang juga berwarna biru muda.

Ketika berada di Red Hill ini aku sarankan untuk kamu untuk berhati-hati karena rawan longsor untuk tanahnya ya EATers, jangan sampai kamu terjatuh atau terpeleset disini, untuk pemandangannya beneran indah!.

11. Hutan Taklok, Pangkal Pinang – Bangka

Sebuah kawasan yang terletak 5 km dari pusat kota Pangkal Pinang ini menggambarkan suasana masyarakat Bangka pada abad ke 18. Disini kemarin aku juga mampir kerumah adat khas Bangka sambil menyantap kudapan hingga makanan berat.

Rumah Adat Bangka di Hutan Taklok
Makanan Khas Bangka

Kemarin disajikan cukup banyak ragam kuliner daerah disini, terdapat kudapan seperti singkong rebus, kelapa, pisang rebus, cempedak hingga makanan berat seperti ikan bakar, rusip, alar keladi darat dan masih banyak lagi. Disini aku juga bertemu dengan oma Mo seorang warga lokal yang menyiapkan semua makanan ini untuk disantap, sambil bercanda dan bercerita aku menikmati cempedak goreng yang disajikan. Aku sangat senang dan terharu dengan semangat oma Mo yang luar biasa, hingga kemarin aku berfoto disini dan oma Mo meminta untuk ‘dicucikan filmnya” hehehe.

Tentunya ketika aku ke Belitung dan Bangka kemarin juga mencicipi ragam kudapan, makanan hingga minuman, berikut aku juga akan memberikan kamu rekomendasi beberapa makanan yang harus kamu coba ketika berada disini :

1. Kedai Mak Janah / Warung Kopi Ake, Belitung

Soto Mak Jannah

Ketika kamu berada di Belitung jangan lupa juga EATers untuk mampir ke Kedai Mak Jannah ini, terletak dipusat kota Tanjung Pandan yang bersebelahan dengan Warung Kopi Legendaris Ake. Disini aku sangat merekomendasikan soto mereka, rasanya gurih dan sangat pas sekali untuk sarapan pagi. Untuk kamu yang doyan ngopi juga bisa loh mesen kopi susu atau teh susu di Warung Kopi Ake. Untuk Kedai Mak Jannah ini sudah beroperasi dari tahun 90 an sama dengan Kedai Kopi Ake.

2. Mie Atep Belitung

Mie Rebus Belitung

Jangan lupa juga EATers untuk mencoba mie rebus khas Belitung EATers, banyak sekali kedai-kedai yang menjual mie belitung ini. Tetapi yang menjadi favoritku adalah Mie Atep Belitung, soalnya kuahnya kentalnya pas dan nggak bikin enek serta mienya itu loh al dente. Mantep favorit!.

3. Timpo Duluk, Belitung

Makan Bedulang

Ini juga restoran favoritku di Belitung yang bernama Timpo Duluk, konsep restorannya sangatlah oldskool sekali dan menyajikan menu-menu makanan daerah yang disajikan menggunakan peralatan makan yang tradisional juga. Kemarin disini aku mencoba makan bedulang, dimana satu porsinya cukup untuk maksimal 4 orang. Kalau sesuai dengan adat, makan bedulang itu dimana yang muda akan menyajikan makan kepada yang tua dan yang muda pun akan makan paling terakhir. Dalam satu paketnya terdapat sate ikan, sambal sereh, ayam ketumbar, lalapan, oseng-oseng sayur dan gangan.

4. Kong Djie, Belitung

Kopi Susu Kong Djie

Ini dia warung kopi legendaris yang ada di Belitung, Kong Djie. Tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan nama warung kopi ini. Soalnya sudah banyak franchise diseluruh Indonesia, tetapi aku sarankan ketika berada di Belitung jangan lupa untuk mampir kesini karena hanya dioutlet pertama mereka ini yang masih menggunakan ceret tinggi. Kong Djie sendiri sudah beroperasi dari tahun 1943 loh EATers, kemarin aku berkesempatan berbincang dengan generasi kedua dari pemilik Kong Djie, beliau sangat humble dan luar biasa baik. Kagum! .

5. Restoran Dynasty, Belitung

Kepiting Saos Padang
Kepiting Saos Padang

Mengapa aku merekomendasikan restoran ini buat kamu EATers!? soalnya pas aku mampir kemarin kesini dan mencoba makanannya ternyata enak banget! dan restoran ini halal loh. Yang aku rekomendasikan sendiri untuk menunya adalah ayam kungpao hingga kepiting saos padang mereka, bumbunya nampol abis dan nggak nanggung serta kepitingnya itu loh fresh!. Harganya bisa dibilang terjangkau dan tenang EATers, ini halal friendly juga loh.

6. RM. 360, Belitung

Rajungan, Ikan Tenggiri Bakar, Sate Ayam

Terletak dikawasan Membalong, disini terkenal dengan rajungannya EATers. Rajungan disini sangat segar dan rasanya juga enak, rajungan rebus bisa kamu jadikan pilihan ketika berada disini. Jangan lupa juga untuk cobain sate ayam mereka yang dagingnya empuk serta bumbu kacangnya kental. Puas banget sih!

7. Tung Tau, Bangka

Teh Susu di Tung Tau
Roti Es Krim

Kalau di Belitung warung kopinya dikenal dengan Kong Djie, di Bangka sendiri memiliki warung kopi yang terkenal dan legendaris juga loh EATers, Tung Tau. Berdiri sejak tahun 1938 warung kopi ini masih menyajikan ragam makanan jadul tapi selalu juara, kamu bisa cobain roti sobek jadul yang isinya ada coklat, keju lalu roti es krim dengan banyak varian rasa hingga minum kopi susu atau teh susu serta makan telor rebus. Kemarin aku juga mencoba roti es krim mereka langsung, aku suka dengan yang menggunakan es krim stroberi soalnya rotinya lembut hingga es krimnya light dan nggak terlalu creamy (es krim jadul).

Perjalananku menjelajahi Belitung hingga Bangka ini sangat berkesan sekali EATers, disini pula aku semakin menyadari bahwa Indonesia memiliki budaya, kekayaan alam hingga pemandangan yang indah. Selain itu masyarakatnya juga sangatlah humble sekali, aku jadi nggak sabar untuk balik lagi nanti.

 

Photo by : @bikingendut

Ditulis dan diedit oleh : @makanterusss

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s