MENIKMATI KEINDAHAN YOKOHAMA, JAPAN (KANAGAWA PREFECTURE)

Halo EATers, dicerita kali ini aku akan berbagi pengalaman mengenai perjalananku kesalah satu negara kreatif didunia. Tentu negara ini sudah tidak asing lagi ditelingamu dan mungkin kamu juga sudah pernah bahkan sering mengunjungi negara ini. Jadi kali ini aku akan berbagi cerita mengenai perjalanan mengunjungi negeri sakura alias Jepang. Ini merupakan salah satu pengalaman perjalananku yang mengesankan ketika mengunjungi negeri sakura ini. Yuk ikuti ceritaku selengkapnya.

Perjalananku dimulai dari Jakarta menuju Tokyo yang memakan waktu kurang lebih 7 jam perjalanan, pesawat yang aku tumpangi berangkat dari Jakarta pada pukul 23.55 WIB. Tentu mayoritas perjalanan udara kenegara atau tempat yang memakan waktu cukup lama biasanya berangkat pada malam hari, tetapi misalnya kalau kamu tidak suka berangkat pada malam hari terdapat juga ragam pilihan menuju Tokyo dengan maskapai tertentu yang berangkatnya dari Jakarta itu pagi hari dan tiba di Tokyo pada sore hari. Saking excitednya aku untuk mengunjungi jepang karena tentunya ini adalah kali pertamaku mengunjungi negeri sakura tersebut aku tiba dibandara Soekarno Hatta – Jakarta cukup awal.

Setelah melewati proses check in bagasi dan imigrasi, dan setelah selesai mengisi perut dilounge bandara akhirnya aku menuju ruang tunggu. Suasana dibandara pada saat itu tidak terlalu ramai dan akhirnya setelah aku berjalan beberapa saat tibalah aku digate keberangkatan menuju Tokyo. Pesawat yang aku tumpangi ini berangkat dari bandara Soekarno Hatta – Jakarta menuju Bandara Haneda, Tokyo. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya waktunya aku untuk boarding, setelah memasuki pesawat dan meletakan semua barang bawaan akhirnya aku mulai bersantai dan mencoba untuk tidur. Karena tentunya esok hari aktifitasku menjelajahi Jepang akan dimulai dari pagi hari.

Setelah berselang beberapa saat perjalanan dari Jakarta menuju Haneda, Tokyo perjalanan dipesawat sedikit terdapat turbulensi karena menghindari taifun diatas perairan Taiwan. Tapi untunglah aku mulai kembali beristirahat dan bisa tidur kembali, tetapi mungkin karena saking excitednya aku ke Jepang aku sampai tidak bisa tidur dengan nyenyak dan berkali-kali bangun sambil melihat peta map didepan layar hahaha. Akhirnya setelah beberapa jam lewat pesawat yang aku tumpangi ini akan segera mendarat dibandara Haneda, Jepang, dan akhirnya berhasil mendarat dengan sempurna tiba di Jepang.

Ketika menuruni pesawat panasnya terik matahari sudah mulai berasa dikulit tetapi tidak menghentikan langkahku dan rasa penasaranku untuk berkesplorasi di Jepang karena disini aku mengunjungi salah satu prefecture yang terletak tidak begitu jauh dari Tokyo yang bernama Kanagawa Prefecture. Kanagawa sendiri memiliki ibukota yang bernama Yokohama dan dikota ini lah perjalanan eksplorasiku dimulai. Yokohama sendiri merupakan kota terbesar kedua di Jepang yang memiliki populasi lebih dari 3 juta jiwa. Cara mampir ke Yokohama sendiri sangatlah mudah karena sudah terhubung dengan berbagai transportasi publik seperti kereta. Yokohama sendiri memiliki berbagai attraction yang sangat menarik dan memiliki kesan tersendiri, berikut diantaranya :

Sankeien Garden 

Sankeien Garden
Sankeien Garden
Sankeien Garden
Pintu Masuk – Sankeien Garden

Dari bandara Haneda, Tokyo destinasi pertama yang aku kunjungi adalah Sankeien Garden. Perjalanan menujun Sankeien (三溪園) aku tempuh kurang lebih 30 menit dari Haneda, saat itu cuaca terik matahari semakin bersinar teriknya tetapi tidak menghentikan langkahku dan bahkan tidak menurunkan rasa penasaranku bereksplorasi di Yokohama. Setelah beberapa saat berselang akhirnya aku telah tiba di Sankeien Garden, dari luar aku sudah disambut dengan berbagai bangunan ala Jepang yang mengesankan. Ternyata setelah aku cari tau EATers, Sankeien Garden ini sendiri dibangun oleh Hara Sankei seorang pebisnis sutera dan mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1906. Sangat lama kan EATers Sankeien Garden ini sudah berdiri.

Ada beberapa cara untuk kamu loh jika ingin mengunjungi tempat ini yang akan aku share kepada kamu nih kalau kamu pengen mampir ke Sankeien Garden di Yokohama ini :

Dari Stasiun Yokohama 

Untuk mengunjungi Sankeien Garden, kamu bisa naik bus nomor 8 atau 148 dari pintu keluar timur stasiun menuju ke Sankeien – Iriguchi yang memakan waktu kurang lebih 30 hingga 35 menit dengan biaya 220 Yen untuk satu kali jalannya dan dimana menuju sankeien dengan 5 menit berjalan kaki atau kamu juga bisa melalui stasiun Sakuragicho yang waktu tempuhnya yaitu 20 hingga 25 menit dengan biaya yang sama.

Dari Stasiun Negishi

Untuk mengunjungi Sankeien Garden, kamu bisa menggunakan bus dengan nomor baris 58, 59 atau 101 menuju Honmoku dengan biaya 220 Yen untuk sekali jalannya. Setelah kamu tiba di Honmoku kamu bisa melanjutkan dengan berjalan kaki yang kurang lebih memakan waktu 5 hingga 10 menit. Mungkin buat kamu yang pengen sambil berolahraga bisa juga loh berjalan kaki dari stasiun negishi menuju sankein yang dapat memakan waktu 30 hingga 45 menit. Kalau kamu ingin menggunakan taksi kurang lebih biayanya berkisar 1.000 Yen.

Sankeien Garden
Sankeien Garden
Sankeien Garden

Lanjut nih EATers setelah sampai di Sankeien Garden, Yokohama kamu akan bertemu dengan loket tiket masuk dimana untuk entrance feenya setiap orang dikenakan 700 Yen untuk orang dewasa dan 200 Yen untuk anak-anak (14 tahun kebawah) tetapi nih ada untungnya kalau kamu pergi rame-rame ketika kesini karena mereka juga menyediakan harga group yang cukup terjangkau loh, dengan jam operasional dari pukul 09 pagi hingga 05 sore hari. Ketika aku memasuki area Sankeien Garden ini sendiri hamparan bunga, rumput, pohon hijau sudah terlihat dimana juga terdapat sungai kecil ditengahnya. Aku takjub dengan keindahan serta keteraturan taman ini dimana juga terdapat jalan khusus untuk berjalan kaki yang ditemani dengan hamparan rumput-rumput hijau beserta pohon.

Sungai kecil yang terdapat di Sankeien Garden ini juga terdapat berbagai jenis ikan, kura-kura serta terdapat juga burung. Kemarin ketika aku mampir ke Sankeien ini sendiri aku mampir ke kedai kecil dan disana kamu bisa langsung memebeli makanan yang bisa kamu tebar diatas sungai loh. Ketika aku menebar makanannya banyak muncul ikan-ikan serta kura-kura yang berebut makanannya, selain itu disisi sungai juga terdapat kursi-kursi yang dapat kamu gunakan untuk duduk bersantai sambil menikmati keindahan taman ini.

Ada satu bangunan di Sankein Garden ini yang dari awal ketika aku masuk sudah dapat terlihat diseberang sungai dan ternyata merupakan landmark dari taman ini. Bangunan tersebut bernama Three-Story Pagoda yang ternyata sudah dibangun sejak 550 tahun lalu. Oh iya EATers pada saat aku mampir ketaman ini juga terdapat beberapa pasangan yang sedang melangsungkan photoshoot untuk pernikahan mereka loh dimana para calon pengantin tersebut juga menggunakan pakaian tradisional Jepang lengkap dengan aksesorisnya. Oh iya EATers kalau kamu ingin menikmati keindahan Sankeien Garden ini juga sangat rekomen sekali loh ketika musim sakura atau gugur karena taman ini akan dipenuhi oleh bunga-bunga yang tak kalah indahnya.

Sankeien Garden
Sankeien Garden
Sankeien Garden

Sankeien Garden ini sendiri sangatlah luas loh EATers, dimana memiliki 2 pintu masuk yaitu main entrance tempat aku masuk tadi dan south entrance serta terdapat inner garden dan outer garden juga. Makanya nih ketika aku ke Sankein Garden ini nggak abis-abis karena saking luasnya dan malah semakin kedalam semakin menarik juga. Seperti bangunan-bangunan diatas yang sangat indah dan bernilai historis juga loh EATers. Lokasinya terletak di inner garden dan pada mulanya dibangun untuk keluarga Hara yang merupakan sosok dibalik terbentuknya Sankeien Garden ini.

Sankeien Garden
Tea Ceremony at 20 Sankei Memorial

Setelah berjalan-jalan mengelilingi Sankeien Garden tibalah aku disalah satu spot yang ada disini yaitu di Sankei Memorial. Bangunan ini sendiri dibangun pada tahun 1989 pada era Heisei dan didesain oleh arsitek berkebangsaan Jepang bernama Hiroshi Ohe. Bangunan ini pada awalnya terbentuk untuk menunjukan dukungan terhadap seniman muda dan kontribusi terhadap kota Yokohama yang pada saat itu terkena dampak gempa bumi Kanto. Di Sankei Memorial ini sendiri EATers terdapat berbagai cinderamata yang bisa kamu beli untuk oleh-oleh loh dan banyak banget yang menarik. Selain itu disini kamu juga bisa mengikuti proses pembuatan teh Jepang yang tentunya sudah nggak asing lagi ditelingamu, Green Tea.

Wah ketika aku mengetahui bawa disini aku akan belajar dan melihat langsung bagaimana proses pembuatan teh aku makin excited sekali dan melihat tahap demi tahap proses pembuatannya. Ternyata proses penyajian teh itu cukup panjang dan tidak mudah, pantasan aja green tea jepang itu enak sekali dan lain daripada yang lain. Selain itu EATers disini aku juga berkesempatan untuk langsung membuat teh loh yang dipandu oleh para guide yang ada disini. Ternyata lumayan pegel juga pas mengaduk tehnya karena harus sampai halus dan mencapai tahap tertentu, disini aku juga belajar langsung loh tidak hanya proses pembuatan tehnya saja tetapi hingga proses penyajiannya kemeja atau kepada orang lain. Btw aku juga suka banget loh EATers dengan sejenis cake yang berisi kacang merah yang dapat dimakan sambil menikmati tehnya soalnya sangat pas sekali ketika dipadukan dengan tehnya.

Akhirnya setelah mengikuti rangkaian ritual proses penyajian teh, waktu pun sudah semakin siang dan perut sudah semakin lapar jadi aku langsung lanjut deh untuk pergi makan siang. Lokasi tempat untuk aku makan siang ini terletak diarea Chinatown, Yokohama (横浜中華街, Yokohama Chūkagai).

Shofukumon – Chinatown

Area chinatown di Yokohama ini sendiri tentunya tidak boleh kamu lewatkan ketika kamu mengunjungi kota ini, karena chinatown disini merupakan yang terbesar di Jepang. Ketika aku mulai memasuki area chinatown disini sudah mulai terlihat toko-toko bernuansa china serta berbagai restoran yang menyajikan chinese food. Oh iya Chinatown di Yokohama ini sendiri juga cukup lama loh terbentuk, yaitu sejak tahun 1873 oleh para pendatang dari China. Lokasi tempat makan siang aku di Chinatown ini bernama Shofukumon. Kalau kamu ingin mengunjungi tempat ini yaitu dengan turun distasiun Motomachi-Chukagai (Jalur Minato Mirai) atau stasiun Ishikawacho (JR Negishi).

Shofukumon
Shofukumon

Shofukumon

Free Dessert di Shofukumon
Udang Mayonaise di Shofukumon

Shofukumon ini sendiri merupakan restoran yang menyajikan berbagai menu chinese food dan fusion EATers. Salah satu yang menarik juga dari restoran chinese food satu ini adalah kamu bebas mengambil dessert seperti yang ada diatas itu dan juga makanan-makanan yang disajikan disini juga termasuk enak loh. Salah satu menu yang paling aku sukai adalah udang goreng mayonaise mereka karena saos mayonya beneran enak sekali dan rasa udangnya juga fresh. Buat kamu pecinta daging babi harus cobain juga menu roasted pork mereka karena renyah dan gurih parah.

Setelah kenyang dan puas menyantap berbagai menu-menu yang rekomen yang ada disini. Waktunya aku menuju hotel untuk check-in dan beres-beres. Selama aku berada di Yokohama aku menginap disalah satu hotel diarea Minato Mirai, Yokohama dan berada dan terhubung dengan Yokohama Landmark Tower. Yokohama Landmark Tower ini sendiri merupakan gedung tertinggi kedua dan strukter tertinggi keempat di Jepang. Disini selain terdapat pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel ada juga loh salah satu attraction yang menarik yaitu sky garden yang terletak di lantai 69 bangunan ini. Balik lagi nih EATers hotel yang aku tempati selama berada di Yokohama bernama Yokohama Royal Park Hotel, dari hotel sini kamu bisa melihat keindahan Yokohama loh seperti dermaga, cosmo clock dan lain sebagainya.

Setelah aku sampai dikamar, aku langsung aja cepat-cepat beres-beres dan mempersiapkan diri. Setelah aku siap perjalananku berlanjut menuju salah satu pusat perbelanjaan yang berada di Yokohama yang bernama Join Us dan lokasinya terletak dan terhubung dengan Takashimaya. Disini aku mencari tempat untuk bersantai sambil ngedessert soalnya tadi siang udah makan terus kalau ga ngedessert ada yang kurang deh hahaha. Jadi pilihanku jatuh pada tempat dessert bernama Nana’s Green Tea.

Nana’s Green Tea

Sebenarnya ini bukan kali pertama untuk aku mampir ke Nana’s Green Tea karena sebelumnya aku sudah pernah mampir ke Nana’s Green Tea ketika berada di Singapura dan Malaysia. Yang buat aku ingin balik kesini lagi karena aku ingin mencicipi hojicha atau matcha dari Nana’s langsung dinegara asalnya dan memang rasanya pun lebih enak. Setelah puas ngedessert aku melanjutkan kegiatan menuju salah satu standing sake bar yang berada tidak jauh dari Join Us shopping center yang bernama Akatsuki No Kura.

Akatsuki No Kura

Akatsuki No Kura
Akatsuki No Kura
Akatsuki No Kura

Di Akatsuki No Kura ini sendiri terdapat berbagai pilihan sake dari segala penjuru Jepang dan keunikannya itu ketika kamu ingin memesan salah satu jenis sake disini kamu harus mengambil balok kayu diatasnya yang memiliki warna-warna tertentu dan dari warna itulah dapat diketahui berapa harga dari sake yang kamu inginkan. Oh iya di Akatsuki No Kura ini juga terdapat sake yang berasal atau diproduksi dari Kanagawa juga loh serta terdapat pilihan snack atau light bites yang bisa kamu pesan sambil menikmati sake favoritmu.

Anison Cafe

Anison Cafe
Anison Cafe

Setelah menikmati segelas sake favoritku di Akatsuki No Kura kemudian aku mampir kesalah satu kafe yang memiliki konsep yang sangat unik. Dimana kafe ini sendiri bertemakan anime, fiction character Jepang yang tentunya sudah nggak asing lagi ditelinga kamu.

Anison Cafe
Anison Cafe

Ketika kamu memasuki Anison Cafe ini sendiri sudah terasa animenya dimana terdapat pelayan cafe yang menggunakan kostum anime serta hiasan-hiasan dinding yang bertemakan anime.

Anison Cafe
Anison Cafe

Di Anison Cafe ini sendiri kamu bisa loh bernyanyi lagu-lagu anime favoritmu, yang aku nggak nyangka lagi ternyata nyanyinya itu dipanggung terbuka dan dapat dilihat oleh pengunjung lainnya, pada saat aku ke Anison Cafe ini sendiri aku melihat beberapa orang bernyanyi didepan dan orang lain ikut bergoyang sehingga menambah keseruan dikafe ini. Buat kamu pecinta anime aku sarankan untuk mampir ke Anison Cafe ini sendiri karena disini nuansan animenya beneran kental banget. Sebelum kamu maju kedepan untuk bernyanyi, disini juga terdapat kumpulan list lagu-lagu anime yang tersedia loh jadi ketika kamu berada didepan bisa langsung bernyanyi saja deh. Akhirnya setelah puas menikmati suasana dan keseruan di Anison Cafe aku pun kembali ke hotel untuk beristirahat.

Cup Noodles Museum 

Cup Noodles Museum

Hari kedua di Yokohama aku awali sejak pukul 07 pagi hari dimana aku sudah mulai terbangun dan tidak sabar mengunjungi salah satu museum yang masih terletak di Yokohama ini. Setelah selesai bersiap-siap aku langsung bergegas menuju area sarapan pagi dihotel lalu kemudian mampir sejenak ke Seven Eleven untuk membeli cemilan, maklum ya EATers soalnya aku emang doyan banget ngemil hehehe. Pagi itu sekitar pukul 09 lewat aku menuju museum ini dengan berjalan kaki, karena memang lokasi museum ini tidak terlalu jauh dari hotel dimana aku tinggal. Setelah sekitar 7 menitan berjalan kaki akhirnya aku tiba juga di museum ini. Museum ini dikenal dengan nama The Cup Noodles Museum (安藤百福発明記念館, Andō Momofuku Hatsumei Kinenkan).

Ketika aku melihat bangunan museum ini dari seberang sebenarnya agak menarik dimana bangunannya berbentuk kotak yang berwarna merah sangat minimalis sekali dan lucu. Dari depan cup noodles museum ini juga kamu bisa melihat ferris wheel yang terdapat di Yokohama loh. Untuk kamu yang ingin mengunjungi The Cup Noodles Museum berikut adalah rute yang bisa kamu tempuh :

Cara Pertama :

Dari stasiun Minato Mirai (Minato Mirai Line) dan dari stasiun Sakuragicho (JR Negishi Line) kamu bisa langsung berjalan kaki menuju The Cup Noodles Museum selama kurang lebih 10 menit.

Cara Kedua :

Kamu bisa menaiki Bus Loop Akaikutsu yang menghubungkan stasiun Sakuragicho dengan beberapa landmark terdekat seperti Pacifico Convention Center atau World Porters (terletak diseberang Cup Noodles Museum).

Cup Noodles Museum

Ketika kamu memasuki area Cup Noodles Museum EATers, diatas area masuk bisa kamu temui cup noodles raksasa yang sangat menarik dan bisa kamu jadikan spot untuk foto. Kemudian setelah kamu membeli tiket masuk kamu akan melewati penjagaan dan masuk ke area museum.

Cup Noodle Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum

Jadi EATers, ketika aku berada di Cup Noodles Museum ini sendiri aku banyak mendapatkan informasi dan mengetahui sejarah mengenai mie instant atau kata orang Jepang instant ramen itu sendiri. Karena dimuseum ini terdapat berbagai informasi dari masa ke masa mengenai sejarah mengapa instant ramen itu bisa ada. The Cup Noodles Museum ini dibentuk oleh Nissin Food Company dimana Nissin sendiri berhasil menciptakan instant ramen atau mie instant sejak tahun 1958 dan dapat dikatakan salah satu yang cukup tua didunia. Untuk Cup Noodles Museum di Yokohama ini sendiri merupakan yang kedua di Jepang setelah Momofuku Ando Instant Ramen Museum di Osaka.

Oh iya EATers dimuseum ini juga terdapat tayangan film pendek loh mengenai sejarah dari instant noodles itu sendiri disertai dengan replika-replika kemasan instant ramen dari masa kemasa yaitu dari kemasan bungkus hingga cup noodles yang menggunakan styrofoam dan juga ada kemasan space ramen agar bisa diawa astronauts keluar angkasa. Btw pas aku muter-muter dipajangan replikanya terdapat juga loh kemasan Indomie hahaha.

Cup Noodles Museum ini sih aku sangat rekomendasikan buat kamu yang mungkin berpergian bersama anak-anak karena disini dapat bermain sambil belajar selain itu untuk orang tua atau lansia juga cocok karena terdapat aktifitas-aktifitas yang tidak hanya menyenangkan tetapi bermanfaat juga.

Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum

Selain museum disini juga terdapat workshop loh yang dimana kamu bisa langsung memilih sesuai selera dari varian rasa dan topping cup noodles sesuai selera kamu. Aku kemarin memilih sendiri juga nih EATers varian rasa cup noodles sesuai selera aku beserta 3 toppingnya, setelah dipilih lalu dikemas deh dan beneran seperti yang dijual ditoko-toko itu. Tapi bedanya kalau disini kemasan styrofoamnya bisa kamu gambar atau desain sesuai kreatifitas kamu, waduh jadi pengen buat brand cup noodles sendiri rasanya.

Selain workshop untuk mendesain atau menentukan cup noodles sesuai selera kamu disini juga terdapat workshop untuk membuat ramen loh yang bernama My Chicken Ramen dimana kamu bisa belajar membuat ramen dari awal, lalu pengemasan dan bisa kamu bawa pulang deh untuk dimakan. Kegiatan workshop ini sendiri sekitar 90 menit dan kamu harus melakukan reserve terlebih dahulu EATers. Makanya kan aku katakan diawal sama kamu kalau Cup Noodles Museum ini tidak hanya tepat untuk anak-anak tetapi juga orang tua atau lansia. Lihat aja deh ibu-ibu yang lagi seru-serunya melakukan workshop ini.

Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum
Cup Noodles Museum

Ini dia nih EATers beberapa spot foto favoritku selama berada di The Cup Noodles Museum, Yokohama. Selain edukatif tempat ini juga banyak sekali spot-spot fotonya seperti foto diatas ketika aku memegang cup noodles jumbo satu ini dan ketika berada diarea museumnya bersama teman-teman. Pokoknya seru banget deh ketika mengunjungi The Cup Noodles Museum ini dan nanti aku pasti akan kembali lagi untuk pergi bersama orang-orang terdekatku. Pengalaman yang paling berkesan ketika aku mampir kemuseum ini adalah ketika melihat wajah-wajah riang anak-anak yang sedang berkreasi terhadap cup noodles mereka dan suasana ketika para ibu-ibu mengikuti workshop pembuatan ramen. Benar-benar sangat seru sekali, lebih tepatnya menurutku tidak hanya seru dan menyenangkan melainkan juga edukatif.

Akhirnya setelah selesai dan puas mengelilingi The Cup Noodles Museum, Yokohama ini EATers perut sudah mulai keroncongan dan pas saja ternyata sudah waktunya makan siang makanya nih aku dan teman-teman yang lain pun bergegas untuk pergi makan siang.

Pie Holic

Lunch at Pie Holic

Kali ini aku makan siang disalah satu restoran yang terletak di Marine and Walk yang berlokasi dekat dengan Red Brick House, Yokohama. Tidak hanya terdapat berbagai restoran disini tetapi juga terdapat boutique atau store yang menjual pakaian juga loh EATers. Pie Holic ini sendiri memiliki konsep yang sangat menarik dimana terdapat pilihan paket untuk makan siang (dari pukul 11 hingga 15.00), dessert dan makan malam  (dari pukul 17.30-21.30).

Ketika aku mengunjungi Pie Holic ini sendiri yaitu pada waktu makan siang sehingga terdapat lunch set seharga 1.850 Yen dimana kamu bisa memilih 1 porsi appetizer (salad/soup), memilih 1 main course dan yang paling menyenangkan adalah all you can eat pienya!. Oh iya untuk rasa pie disini sih beneran enak banget dan terdiri dari berbagai topping ada yang dari sayur, seafood, daging dan lain sebagainya. Aku saja sampai puas dan kenyang sekali ketika makan siang disini karena emang dari segi pelayanan dan rasa makanannya itu udah nggak perlu diragukan lagi.

Orbi Yokohama

Orbi Yokohama

Setelah puas dan kenyang menyantap makan siang aku pun melanjutkan kegiatanku, kali ini aku mampir kesalah satu attraction yang memiliki konsep indoor wildlife yang bernama Orbi. Orbi ini sendiri dibentuk oleh SEGA, Orbi ini sendiri sangat tepat buat kamu yang berlibur bersama dengan anak-anak karena disini banyak juga kegiatan yang nggak kalah menarik dan edukatif loh EATers. Lokasi Orbi ini sendiri berada disalah satu pusat perbelanjaan bernama MARK IS.

Orbi Yokohama
Orbi Yokohama
Orbi Yokohama
Orbi Yokohama
Orbi Yokohama

Setelah membayar entrance fee akhirnya aku pun diberi gelang untuk memasuki area ini, tetapi misalnya kamu malas untuk membawa tas atau barang-barang belanjaan atau lain sebagainya sebelum memasuki Orbi kamu bisa menyewa loker untuk menaruh barang bawaan kamu dan bisa kamu ambil nanti setelah selesai menikmati attraction yang ada disini. Setelah melewati pintu masuk dengan menscan gelang yang telah diberikan aku memasuki area Animal Garden, disini kamu bisa langsung melihat hewan-hewan yang ada disini seperti burung hantu dan lain-lain bahkan kamu juga bisa memberi makan mereka loh. Tetapi sebelum kamu memasuki animal garden ini kamu harus mengikuti beberapa peraturan salah satunya harus menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki area ini.

Orbi Yokohama
Orbi Yokohama
Orbi Yokohama

Di Orbi ini sendiri juga terdapat beberapa tempat untuk kamu mengambil foto dengan layar green screen loh seperti yang aku lakukan diatas ini EATers. Kamu bisa memilih background yang lucu dan bisa seru-seruan deh bareng teman, saudara atau orang terdekatmu.

Orbi Yokohama
Orbi Yokohama

Disini juga terdapat bagian insect loh EATers dimana kamu bisa melihat pajangan-pajangan insect cantik yang diawetkan didalam bingkai kaca. Ada satu area lagi nih EATers yang sangat tepat juga buat kamu ketika membawa anak-anak yang berusia dibawah tujuh tahun karena diarea ini terdapat wahana atau tempat bermain yang sesuai dengan usia tersebut jadi kamu udah nggak perlu khawatir lagi deh.

Setelah mengunjungi Orbi Yokohama kegiatanku masih berlanjut dong tentunya EATers karena aku masih belum puas berkeksplorasi dikota ini, karena rasa saking penasarannya aku dan rekan seperjalananku si cici Marischka Pruedence ini akhirnya kami memutuskan untuk mampir ke ferris wheel yang terletak didekat hotel dimana aku tinggal ini. Setelah berjalan kaki sekitar 8 menit akhirnya aku telah tiba juga di ferris wheel ini yang bernama Cosmo Clock 21.

Cosmo Clock 21

Cosmo Clock 21 dari depan Cup Noodles Museum
Didalam Cosmo Clock 21 – Ferris Wheel

Cosmo Clock 21 ini sendiri beroperasi dari pukul 09 pagi hingga 09 malam EATers, untuk sekali naiknya perorangnya dikenakan biaya sebesar 700 Yen. Kamu bisa memilih sendiri loh mau menaiki kabin yang mana, ada yang tertutup atau ada juga yang clear seperti yang aku naiki saat ini. Tidak ada perbedaan harga dari kedua jenis kabin tersebut EATers, mungkin kamu penasaran gimana rasanya ketika berada didalamnya karena saat aku mengunjungi Jepang ini kan musim panas. Tenang EATers didalam kabinnya terdapat pendingin ruangan jadi kamu nggak perlu takut kepanasan lagi deh, ketika kamu berada diatas ferris wheel ini sendiri kamu bisa melihat pemandangan Yokohama dari ketinggian loh, sangat cantik sekali.

Yukata De Marine Rouge

Haripun semakin sore dan aku tentunya melanjutkan kegiatanku selama berada di Yokohama, kali ini aku akan naik cruise untuk makan malam. Tapi sebelum itu ada yang unik nih ketika menaiki cruise ini dimana aku akan menggunakan pakaian musim panas tradisional Jepang yaitu Yukata. Attraction ini sendiri tentu harus kamu cobain ketika mengunjungi Yokohama karena disini kamu bisa merasakan menggunakan yukata sambil menikmati menu makanan yang tersedia tetapi misalkan kamu tidak ingin menggunakan yukata dan hanya berpakaian seperti biasa juga bisa. Terdapat 2 sesi pada attraction ini yaitu sore hari pukul 16.00 dan malam hari pukul 19.00, untuk kamu yang ingin merasakan suasana sore hari Yokohama dari atas cruise aku sarankan untuk ikut yang jam 16.00, tetapi untuk kamu yang ingin menikmati keindahan Yokohama dimalam hari aku sarankan untuk naik yang jam 19.00.

Price List Yukata De Marine Rouge
Mengganti Pakaian dengan Yukata

Ini dia EATers saat dimana aku mengganti pakaianku menjadi yukata. Yukata ini aku pilih sendiri loh dari atas hingga bawah. Mengenai harga attraction satu ini tentunya antara sore hari dan malam hari berbeda. Untuk sore hari (pukul 16.00) pengunjung perempuan dikenai fee sebesar 13.000 Yen dan laki-laki sebesar 16.000 Yen. Untuk makan malam (Pukul 19.00) pengunjung perempuan dikenai biaya sebesar 18.000 Yen dan laki-laki sebesar 20.000 Yen. Aku sih yakin kamu tidak akan menyesal mengeluarkan budget untuk menikmati attraction ini karena kamu disini bisa merasakan dan melihat keindahan Yokohama itu sendiri.

Saat-Saat Menunggu naik Cruise di Yamashita Park
Di Yamashita Park

Setelah berganti pakaian menjadi yukata akhirnya aku dan yang lainnya pun langsung bergegas menuju area dermaga. Dermaga ke marine rouge itu sendiri terhubung dengan Yamashita Park (山下公園, Yamashita Kōen). Yamashita Park ini sendiri dibentuk sejak tahun 1923 setelah gempa bumi Kanto. Ketika aku berada di Yamashita Park ini sendiri aku melihat sekali orang yang sedang berolahraga hingga para lansia yang sedang santai menikmati keindahan taman ini. Sambil menunggu naik keatas cruise aku dan teman-teman pun sambil bersantai menikmati keindahan taman ini dan berfoto-foto.

Pintu Masuk naik cruise, Marine Rouge
Marine Rouge

Setelah beberapa saat kemudian akhirnya aku dan teman-teman yang lainnya sudah diperbolehkan untuk naik keatas cruise, tentu aku sangat excited sekali untuk menikmati keindahan Yokohama dari atas cruise. Memang sih karena kurang terbiasa menggunakan yukata dan sandalnya itu membuat aku jalannya agak sedikit terhambat tetapi hal itu tidak menurunkan semangatku untuk menikmati attraction yang satu ini.

Suasana di Marine Rouge
Marine Rouge

Ini dia EATers salah satu bagian yang ada didalam cruise, disini layaknya restoran tetapi berada diatas cruise EATers. Selain itu juga terdapat bar untuk minuman juga loh. Didalam cruise ini sendiri terdapat fasilitas toilet yang bisa kamu gunakan kapan saja serta kamu juga bisa keluar untuk menikmati hembusan angin sepoi-sepoi.

Marine Rouge

Rangkaian menu-menu makan malam pun disajikan diatas mejaku EATers, dan semuanya itu tertata dengan rapi. Tidak hanya tampilannya saja loh yang menarik melainkan rasanya juga enak banget, apalagi dessert diatas ini yang buat aku pengen nambah lagi. Akhirnya setelah puas menikmati sajian makan malam diatas cruise, waktunya untuk menikmati keindahan Yokohama dimalam hari dari atas cruise. Aku langsung saja menaiki tangga menuju lantai paling atas cruise untuk melihat keindahan gemerlap malam dilangit Yokohama.

Menikmati Keindahan Yokohama dari atas cruise

Akhirnya setelah menikmati santap malam diatas cruise dengan yukata dan setelah selesai menikmati keindahan Yokohama dari atas cruise, aku kembali kehotel untuk beristirahat. Benar-benar salah satu pengalaman yang sangat berkesan buat aku bisa menikmati keindahan kota Yokohama dari atas cruise dimana terlihat lampu-lampu kelap kelip menyala menghiasi kota ini. Salah satunya adalah melihat keindahan cosmo clock yang semakin malam juga lampunya semakin indah pula.

Pengalaman yang berkesan membuat aku ingin cepat-cepat balik lagi buat berlibur kesini, dari mengunjungi Sankeien Garden hingga menikmati keindahan Yokohama dari atas cruise. Aku jadi ingin segera mengajak keluarga untuk mampir dan menikmati keindahan kota ini. Ketika kamu berkunjung ke Jepang aku sarankan untuk mampir ke kesini karena disini juga terdapat berbagai attraction yang sangat menarik loh EATers.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s