Explore Belitung

Selamat Sore EATers,
Kali ini aku akan menceritakan mengenai  perjalanan di Pulau Belitung. Tentu ini adalah perjalanan pertamaku ke Pulau Laskar Pelangi ini yang tepatnya terletak di Provinsi Bangka Belitung.

Perjalananku di Belitung dimulai dari tanggal 25 Desember 2015 hingga 27 Desember 2015. Yukk ikuti perjalananku selama di Belitung.

Hari Pertama
Pukul 04.30,
Aku tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menunggu keberangkatan ke Tanjung Pandan, Belitung pukul 05.55.

image

Pukul 07.00,
Akhirnya aku telah sampai di Tanjung Pandan, Belitung setelah menempuh perjalanan kurang lebih 60 menit dari Jakarta.

image

Pertama kali aku mendarat melihat bandara di Tanjung Pandan ini tidak terlalu besar. Yang paling membuatku kaget ketika melihat cara pengambilan bagasi disini. Semuanya masih menggunakan cara tradisional dan menggunakan tenaga manusia.

image

Pukul 09.00,
Aku tiba di Rumah Makan De Simpor Laki untuk sarapan. Disini menyediakan berbagai menu khas Belitung. Yang aku santap disini adalah Mie Belitong dan Es Jeruk Kunci.

image

Pukul 10.00,
Setelah sarapan pagi aku mengunjungi Rumah Adat Belitung. Rumah adat Belitung berbentuk Rumah Panggung, terletak di sebelah Kantor dinas Bupati Belitung.

Seperti namanya Rumah Panggung dan atapnya berbentuk limas terbuat dari kayu nyato. Penjaga rumah adat mengatakan bahwa pada zaman dahulu semakin besar rumah yang ditempati seseorang maka menunjukan orang tersebut semakin kaya, begitu pula sebaliknya.

image

Pukul 10.30,
Aku tiba di Danau Kaolin, Danau ini terletak dijalan Murai, Desa Perawas Kecamatan Tanjung Pandan, Belitung.

Danau ini terbentuk dari bekas pertambangan Kaolin yang telah ditinggalkan. Kaolin adalah suatu mineral sebagai bahan industri seperti kosmetik, kertas, makanan, pasta gigi dan Kaolin digemari karena sifatnya yang halus, putih, kuat, halus serta daya hantarlistrik dan daya hantar panas yang rendah.

Daratan bawah danau yang tertutup oleh air seperti lekukan seekor binatang yang sedang melintas, apabila air sedang surut daratan tersebut akan kelihatan seperti gula putih yang bersih. Ditengah danau nampak sebuah daratan yang seakan menghubungan antar ujung danau.

image

Pukul 12.00,
Aku tiba di Replika SD Muhamadiyah atau yang kita kenal sebagai SD Laskar Pelang, Pasti kamu pernah melihatnya di film Laskar Pelangi. Sekolah ini berada di Kecamatan Gantong, Belitung Timur.

image

Terletak di atas tumpukan pasir dan dekat danau yang memiliki dermaga terlihat kayunya yang begitu lapuk sehingga terkesan eksotis dan sangat kuno.

image

Pukul 12.45,
Setelah mengunjungi Replika SD Muhamadiyah atau SD laskar pelangi, aku mengunjungi Museum Kata Andrea Hirata yang berada tidak jauh dengan replika sd tersebut selain itu museum kata ini dekat pula dengan Bendungan Pice Belanda.

image

Museum Kata ini buka mulau pukul 10.00 hingga 17.30, tujuan utama pendirian museum ini adalah agar generasi muda terutama generasi muda belitung untuk tidak takut bermimpi dan juga untuk mengapresiasi para penulis yang ada di seluruh indonesia maupun seluruh dunia.

image

Disini pula dapat kamu temukan fasilitas warung kopi dengan gaya khas Belitung yang dinamakan “Warung kopi kuli”.

image

Pukul 13.25,
Aku mengunjungi Kampoeng Ahok dan Rumah Ahok yang dikenal sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sekarang tempat ini dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Belitung Timur.

image

Pukul 14.30,
Setelah jalan-jalan pastinya laper ya! Dan sekarang waktunya makan, kali ini aku mengunjungi Rumah Makan Fega. Rumah makan ini memiliki dermaga kecil. Sangat cocok untuk berfoto disini.

image

Pukul 15.30,
Setelah mengunjungi Rumah Makan Fega, aku pun pergi ke Vihara Dewi Kwan im. Vihara yang terletak di Desa Burung Mandi, Belitung Timur ini berada tidak jauh dari Pantai Burung Mandi.

Vihara ini menurut aku sangat bagus dan unik, apalagi sedang dibangun Patung Dewi Kwan Im diatas vihara ini.

Pukul 16.00,
Setelah mengunjungi Vihara Dewi Kwan Im aku pun pergi ke Pantai Burung Mandi yang letaknya tidak jauh dari Vihara ini.

Pantai sangat unik yaitu dari ciri-ciri pasirnya yaitu pasir putih dan halus sekali serta ditumbuhi oleh pohon pinus.

image

Pukul 19.00,
Setelah menempuh perjalanan dari Manggar, Belitung Timur ke Kota Tanjung Pandan. Hari pun mulai malam dan waktunya untuk santap malam. Malam ini aku menikmati chinese food didaerah kota tepatnya dijalan Sriwijaya yaitu Rumah Makan Diva.

Disini aku suka banget dengan Nasi goreng kepitingnya.

Pukul 20.00,
Akhirnya setelah makan aku pun kembali ke hotel dan perjalanan ku dihari pertama ini berakhir.

Hari kedua telah tiba EATers,
Waktunya ke Pulau! Siapa sih yang nggak suka pantai ?

Yukk ikutin keseruanku dihari kedua ini.

Pukul 09.00 – 16.00,
Setelah perjalanan yang cukup lama akhirnya aku tiba di Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk
Disini aku menyewa kacamata untuk snrokling dan pelampung. Dari tempat ini juga aku akan menyebrang untuk melihat keindahan Pulau-pulau disini, harga sewanya hanya Rp.25.000 loh.

image

Pantai ini sangat bersih, berpasir putih dan terlihat warna biru yang menawan. Setelah beberapa saat perahu yang akan membawaku untuk berkeliling pulau pun telah siap dan akhirnya berangkat.

image

Pulau pertama yang aku lihat adalah Pulau Burung Garuda, Pulau ini memiliki salah satu batu teratas yang berbentuk kepala burung yang sangat indah dan menawan sekali.

image

Kemudian aku melanjutkan perjalanan ke Pulau Lengkuas disini terdapat mercusuar tua peninggalan belanda, mercusuar ini berdiri sejak tahun 1882 dan masih berfungsi untuk mengatur lalu lintas kapal hingga saat ini.

image

Aku pun menaiki mercusuar 18 tingkat ini tentu melelahkan tetapi semua terbayar dengan pemandangan yang luar biasa indahnya

image

Di Pulau Lengkuas, selain menikmati pemandangan pantai yang indah, biasanya pengunjung tidak akan melewatkan kesempatan menikmati pemandangan bawah laut dengan snorkeling atau diving.

Aku pun melakukan snorkling disini, sangat cantik view bawah laut disini, tentu aku akan kembali lagi kesini untuk snorkling.

image

Di depan perairan Pulau Lengkuas, terdapat spot-spot diving yang bagus, dan terdapat pula wreck indomarine. Penjaga mercusuar juga memelihara Penyu hijau.

image

Setelah lelah snorkling dan beraktifitas seharian, destinasi selanjutnya yang aku kunjungi adalah Pulau kepayang.

image

Disini aku menyantap berbagai menu seafood yang dimasak oleh penduduk desa setempat. Tentu sangat enak dan segar ya makanannya, karena langsung ditangkap dari laut.

Setelah selesai makan, aku pun melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanjung Tinggi, tetapi harus melalui jalur darat karena terletak agak jauh dari pulau disini. Aku pun kembali terlebih dahulu ke dermaga Pantai Tanjung Kelayang terlebih dahulu. Selama perjalanan ke pantai tanjung kelayang terdapat pemandangan batu batu granit besar tinggi yang berdiri kokoh, Tentu sangat indah sekali.

Setelah tiba di Pantai Tanjung Kelayang, aku pun beres-beres terlebih dahulu. Kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Pantai Tanjung Tinggi.

image

Setelah beberapa saat aku pun tiba di Pantai Tanjung Tinggi. Pantai ini terletak tidak jauh dari Pantai Tanjung Kelayang dan hanya berjarak 31KM dari Kota Tanjung Pandan.

image

Pantai ini memiliki luas 80 Hektar dan berpasir putih, tentu kita pernah melihat pantai ini di film laskar pelangi. Sejak digunakan untuk shooting film tersebut, pantai ini juga disebut sebagai pantai laskar pelangi.

Selain itu terdapat ratusan batu granit besar yang tersebar di kedua semenanjung dan juga di laut di depan pantai. Ukuran granit mulai dari beberapa meter kubik hingga ratusan meter kubik lebih besar dari sebuah bangunan sebesar rumah, sehingga menjadi tempat wisata ungulan di Pulau Belitung.

image

Pukul 17.30,
Tentu setelah beraktifitas dipantai perut pun mulai keroncongan ya EATers. Akhirnya aku mengunjungi salah satu rumah makan mie khas belitong di pusat kota tepatnya dijalan sriwijaya. Rasa mie belitong disini benar benar enak loh EATers.

Pukul 19.00,
Akhirnya aku pun telah sampai hotel setelah melakukan aktifitas seharian dan perjalanan dihari kedua aku pun berakhir.

Hari Ketiga di Pulau Belitung,
Matahari pun terbit dan pagi pun tiba, menandakan pagi terakhirku di Belitung untuk perjalanan kali ini.

Sungguh perjalanan yang sangat mengesankan, keindahan alam dan adat istiadat yang sungguh tiada duanya. Semoga Belitung akan semakin dikenal oleh masyarakat luas bahkan hingga mancanegara. Suatu saat aku akan kembali lagi kesini untuk menikmatinya, Good Bye Belitung!

Pokoknya kamu harus mengunjungi belitung deh EATers, sungguh destinasi wisata yang luar biasa tak kalah dengan destinasi tujuan wisata lainnya, tapi setiap kesini jangan lupa beli oleh-oleh yaa! Terutama kerupuk ikan dan cumi nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s